Inilah jurus-jurus logic fallacy (Sesat pikir) yang sering dipakai untuk membenarkan dogma gereja yang sudah tidak sesuai lagi dengan kondisi zaman sekarang dimana manusia modern lebih mengedepankan akal sehat (logika) dan hati nurani.
1. Yang Maha Mengetahui (Tuhan) ternyata Tidak mengetahui ? (Logic Fallacy Kontradiksi).
2. Tuhan membenarkan sebagian diri-Nya (Maha Pencipta) melalui pengingkaran terhadap sebagian diri-Nya yang lain (Tidak Maha Kuasa) ? (Logic Fallacy Plurium Interrogationum).
3. Ketika Tuhan berfirman maka bagaimanapun subjeknya adalah Tuhan/Yang berfirman, namun seolah-olah ada pribadi kedua setelah Tuhan, bernama Firman (Logic Fallacy Reifikasi).
Selamat berpikir...