PL,Yesaya
58:6 Bukan! Berpuasa yang Kukehendaki, ialah supaya engkau membuka
belenggu-belenggu kelaliman, dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau
memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk,
58:7 supaya engkau memecah-mecah rotimu bagi orang yang lapar dan membawa ke
rumahmu orang miskin yang tak punya rumah, dan apabila engkau melihat orang
telanjang, supaya engkau memberi dia pakaian dan tidak menyembunyikan diri
terhadap saudaramu sendiri!
Puasa adalah pengabdian(ibadah) yang diwajibkan oleh Allah didalam alquran.
Pengabdian tersebut hukumnya adalah wajib, bahkan bagi orang yang dalam
perjalanan, walaupun boleh untuk tidak berpuasa, akan tetapi harus menggantinya
di hari2x yang lain. Allah mengatakan bahwa berpuasa itu tujuannya untuk
menambah ketakwaan.
Mungkin dengan membaca kitab perjanjian lama diatas tepatnya kitab yesaya, anda
bisa lebih memahami apa itu arti ketakwaan atau mungkin "ketakwaan".
Adapun menurut Sayyid Ali Khamenei hf arti kata takwa adalah "Arti Takwa yakni
takut kepada Allah swt yang disertai aktifitas atau mencegah diri dari segala
larangan sembari mengerjakan segala perintahnya, bukan takut dengan diam atau
bukan mencegah diri dari bertindak".
Dan beberapa definisi takwa yang lain adalah, "Taqwa is usually translated as:
Righteousness, goodness, avoiding evil, God-consciousness, warding off evil,
piety, fearing God, doing good etc." (Dr.Shabbir)
Dan
(Menurut Bachtiar Akhmad)
1. Taqwa berasal dari kata waqa-yaqi-wiqayah yang artinya memelihara.
2. Taqwa itu berarti takut, tapi tidak persis seperti takut. Katanya sudah ada
kata lain di Al Qur’an untuk kata takut, yaitu “khasyiya” dan “khawf“. (Saya
sendiri baru tahu hal ini.) Jadi artinya taqwa bukan semata-mata takut.
3. Taqwa itu mengetahui dengan akal, memahami dengan hati dan melakukan dengan
perbuatan..
4. Ada yang membagi dalam 2 Definisi Taqwa = 1. Hati-hati 2. Meninggalkan
yang tidak berguna
5. Taqwa : merupakan kosekuensi logis dari keimanan yang kokoh yang dipupuk
dengan murrukobatullah, merasa takut terhadap murka dan azab-Nya dan selalu
berharap atas limpahan karuni dan magfir-Nya.
6. Taqwa : hendaklah Allah tidak melihat kamu berada dalam
larangan-larangan-Nya dan tidak kehilangan kamu didalam perintah-perintah-Nya.
7. Ada yang bilang ; Taqwa terambil dari akar kata yang berarti menghindar.
Perintah untuk bertaqwa berarti perintah untuk menghindarkan siksa dan ancaman
Allah.
8. Taqwa adalah sikap abstrak yang tertanam dalam hati setiap muslim, yang
aplikasinya berhubungan dengan syariat agama dan kehidupan sosial. Seorang
muslim yang bertaqwa pasti selalu berusaha melaksanakan perintah Tuhannya dan
menjauhi segala laranganNya dalam kehidupan ini.
Manapun arti kata takwa yang benar atau tepat, tujuan dari berpuasa sebagaimana
yang dimaksud oleh nabi yesaya adalah, bahwa keinginan tuhan itu adalah supaya
kita lebih mengerti dan memahami perasaan para fakir miskin yang kesulitan
mencari makan. Itulah sebabnya, betapa berbahayanya bagi para muslim yang tidak
mau sekedar menyarankan umat muslim lainnya yang hidup berkecukupan untuk
memberi maka fakir miskin.
[69:30] (Allah berfirman): "Peganglah dia lalu belenggulah tangannya ke
lehernya.
audio[69:31] Kemudian masukkanlah dia ke dalam api neraka yang menyala-nyala.
audio[69:32] Kemudian belitlah dia dengan rantai yang panjangnya tujuh puluh
hasta.
audio[69:33] Sesungguhnya dia dahulu tidak beriman kepada Allah Yang Maha Besar.
audio[69:34] Dan juga dia tidak mendorong (orang lain) untuk memberi makan orang
miskin.
audio[69:35] Maka tiada seorang temanpun baginya pada hari ini di sini.
audio[69:36] Dan tiada (pula) makanan sedikitpun (baginya) kecuali dari darah
dan nanah.
Tentunya, bukan cuma itu saja pesan nabi yesaya tentang puasa. Ada pesan lain
yang disampaikan tuhan kepada nabi yesaya.
Yes 58:4 Sesungguhnya, kamu berpuasa sambil berbantah dan berkelahi serta
memukul dengan tinju dengan tidak semena-mena. Dengan caramu berpuasa seperti
sekarang ini suaramu tidak akan didengar di tempat tinggi.
58:5 Sungguh-sungguh inikah berpuasa yang Kukehendaki, dan mengadakan hari
merendahkan diri, jika engkau menundukkan kepala seperti gelagah dan
membentangkan kain karung dan abu sebagai lapik tidur? Sungguh-sungguh itukah
yang kausebutkan berpuasa, mengadakan hari yang berkenan pada TUHAN?
Yaitu bahwa, selain yang sudah dikutipkan diatas supaya kita bisa membela orang
yang tertindas dari penganiyaan juga kita harus memuliakan bulan puasa dengan
tidak ada perbantahan ataupun perkelahian dengan cara menahan amarah kita yang
dalam bahasa tuhan adalah merendahkan diri.
Seperti yang kita ketahui bersama, bulan puasa adalah bulan untuk melatih diri
supaya bisa menjadi pribadi yang lebih baik, itulah sebabnya dalam masa latihan
kita mendapatkan ganjaran yang lebih besar daripada bulan yang lainnya, akan
tetapi bukan berarti kita di bulan "dunia nyata" atau setelah kita keluar dari
masa "sekolah" yang nyaman dan tenang kita tidak "digaji" akan tetapi, pada
hakikatnya, kita dilatih supaya lebih bisa merasakan penderitaan orang yang
kelaparan, untuk tugas berat yang harus kita laksanakan yang tentunya dengan
"gaji" yang lebih hebat lagi, sebagaimana perkataan tuhan:
"Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia
telah memelihara kehidupan manusia semuanya." 5:32.
Maka jelaslah sekarang apa yang dimaksud dari ayat ini:
[2:184] (yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa diantara
kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah
baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain.
Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak
berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberi makan seorang miskin. Barangsiapa
yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan114, maka itulah yang lebih baik
baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.