@ ladangtuhan
ini keharusan, atau ini cuman kebudayaan saat itu?
kalau ini keharusan, suru istri dan temen2 cewe u orang pake jilbab donk. kan rasul paulus yang suruh.
kok cuman sepotong ayat yang di ambil?
@Abramth,
Shalom...
Pa kabar...?
Saya akan jawab pertanyaan ini hanya sebatas "
sharring"saja .Sebab jikalau kita lanjutan dalam scope yang lebih dalam lagi,maka pada akhirnya kita tdk akan menemukan titik temu.Hal ini memang di dasari oleh cara penafsiran-penafsiran kita yang berbeda-beda,dari sini lah akan lahir perbedaan perbedaan dokrin yang berbeda pula.Dan Akan terjadilah perang ayat,dari pihak A akan meng claim bahwa ayat pendukung dan penafsiran nya lah yang paling benar,dari Pihak si B juga tidak mau kalah dan dalam waktu yang bersamaan akan mengatakan bahwa ayat dan referencinya lah yang paling akurat dan bisa di percayai,begitu pun juga dari pihak si C tidak mau ketinggalan dan tidak mau kalah seraya mengatakan bahwa theologia mereka lah yang paling unggul.kita semua Harus mengakui secara jujur bahwa kita semua yang ada di forum sini sebenar nya sudah di batasi dan dipagari oleh dokrin dan pengajaran kita masing masing,takkala kita berdiskusi dengan seseorang,entah itu di dunia nyata maupun di forum forum rohani dunia cyber.Sekarang saya akan menjawab pertanyaan mu hanya sebatas
sharring.
Bagi saya secara pribadi dan orang orang lain yang sependapat tentu saja
satu keharusan,di mana hal hal tersebut di atas situasi dan kondisi nya memang memungkinkan,baik itu fasilitas dan sarana yang ada.Apalagi dengan di dasari dan di landasi oleh hati yang memang mengasihi Dia.Bukan di dasari oleh Motivasi motivasi yang lain
Dan Saya
tidak mengambil sepotong sepotong ayat saja.Justru di dalam sharring ini saya akan menjelaskan secara singkat tentang perikop di mazmur 150 itu.Perhatikan Tulisan Sharring singkat di bawah ini tentang perikop Mazmur 150 itu serta kitab Mazmur secara umum dan sekilas pandang.
Pengarang kitab Mazmur 150:1-6 adalah penulis yang tidak dikenal, atau pemazmur yang tidak dikenal.Kitab Mazmur pasal 150:1-6 ditulis kira-kira tahun 1000-500 SM,yaitu pada masa masa post-exilis atau setelah masa masa pembuangan(Jerald F. Dirks, 2003:24; Sutjiono, 2003: 24; Blomendaal, 1999; J.D. Douglas).
Kitab Mazmur merupakan kitab yang paling banyak menyerukan pujian.Khususnya
pada pasal 150.Di dalamnya terdapat beberapa seruan untuk memuji Tuhan.Bahkan seruan itu mengajak agar manusia memuji Tuhan
dengan ekspresi musik dan alat-alatnya.Di samping itu, dalam pasal ini pemazmur berusaha agar umat manusia memuji Tuhan pada tempat kudus. Dari seruan pujian itu, pemazmur berusaha menyampaikan apa yang menjadi makna dari memuji Tuhan, sehingga Tuhan harus dipuji di tempat yang kudus, dan diekspresikan dengan musik dan alat-alatnya.
Kumpulan lebih awal berisi mazmur-mazmur yang ditulis oleh Daud (Mazmur 3-41; 51-71), Korah (Mazmur 42-49), dan Asaf (Mazmur 50;73 -83). Kemudian ditambahkan kumpulan yang lebih kecil seperti nyanyian ziarah (Mzm 120-134) dan mazmur-mazmur yang menggunakan ungkapan "Haleluya"(Mazmur 146-150).
Proses berikutnya barulah kumpulan mazmur-mazmur menjadi lima kumpulan atau lima jilid (W.S.Lasor:2001:42).
1.Kumpulan-kumpulan Mazmur
Kitab Mazmur dapat dibagi dalam lima kumpulan (lima jilid) Mazmur yang pada mulanya berdiri sendiri (Gleason L. Archer, 1965:424; J.Blomendaal, 1996:146).
Kelima kumpulan itu adalah sebagai berikut:
Jilid I:Mazmur pasal 1-41.
Jilid II:Mazmur pasal 42-72,
Jilid III:Mazmur pasal 73-89,
Jilid IV:Mazmur pasal 90-106,
Jilid V:Mazmur pasal 107-150.
Dan dari Setiap bagian akhir dari kumpulan-kumpulan tersebut terdapat kata-kata penutup,contohnya:"Amin ya amin"(Mazmur 41:14), atau Haleluya (Mazmur 107-150).Kata-kata tersebut merupakan doksologi.Dan Pembagian Kelima jilid tersebut telah disusun sedemikian rupa dalam seluruh Alkitab yang diyakini orang-orang Kristen di dunia (termasuk Alkitab bahasa Indonesia).
2.Kelompok Mazmur ucapan syukur,dibagi dua sifat yaitu:
-Sifat umum (dipakai oleh jemaat), yakni: pasal 67,124, dan 135.
-Sifat pribadi (satu orang saja), yakni: pasal 9,18,32,107,116.
3.Kelompok Mazmur yang memuji YAHWEH sebagai raja,yakni:pasal 47,93,97,99.
4.Kelompok Mazmur Raja Israel,yakni: pasal 2,18,20,21,45,72,110,132.
5.Kelompok Mazmur Ratapan, dibagi dua sifat yaitu:
-Sifat pribadi, yakni: pasal 3,6,13,22,25,38,39,42,43,51,61,63,86,102.
-Sifat umum, yakni: pasal 44,74,79,80,83.
6.Kelompok Mazmur Ziarah,yakni:pasal 120-134.
7.Kelompok Mazmur mengenai sejarah Israel,yakni:pasal 78,95,105,106,114.
8.Kelompok Mazmur Taurat,yakni:pasal 19:8 dan seterusnya 119.
9.Kelompok Mazmur Kemenangan,yakni:pasal 18,46,66,76.
10.Kelompok Mazmur Berkat dan Kutuk,yakni: pasal 1,28,134 dan pasal 137.
Mazmur 150Terjemahan Penulis dariTeks Biblica Hebreica Stutgartensia

1."Pujilah TUHAN! Pujilah Allah di dalam kudus-Nya! Pujilah Dia di dalam cakrawala-Nya yang kuat!"
2."Pujilah Dia di dalam keperkasaan-Nya, pujilah Dia sesuai kebesaran-Nya yang hebat!"
3."Pujilah Dia dengan tiupan sangkakala, pujilah Dia dengan gambus dan kecapi!"
4."Pujilah Dia dengan rebana dan tari-tarian, Pujilah Dia dengan beberapa permainan dan seruling!"
5."Pujilah Dia dengan memperdengarkan ceracap, Pujilah Dia dengan ceracap berdentang!"
6."Seluruh yang bernafas untuk memuji-TUHAN! Pujilah-TUHAN!"
Terjemahan LAI Bahasa Indonesia Sehari hari (1985):
1."Pujilah TUHAN! Pujilah Allah di dalam Rumah-Nya! Pujilah kekuatan-Nya di angkasa!"
2."Pujilah Dia karena perbuatan-Nya yang perkasa. Pujilah Dia karena keagungan-Nya yang besar."
3."Pujilah Dia dengan bunyi trompet, pujilah Dia dengan gambus dan kecapi!"
4."Pujilah Dia dengan rebana dan tari-tarian, pujilah Dia dengan kecapi dan seruling."
5."Pujilah Dia dengan ceracap yang berdenting, pujilah Dia dengan canang yang berdentang."
6."Hendaklah semua makhluk hidup memuji TUHAN."
Terjemahan Dari Teks King James Verssion:
1."Pujilah TUHAN. Puji Allah di tempat-Nya: pujilah Dia di dalam Cakrawala kekuatan-Nya."
2."Pujilah Dia karena perbuatan-Nya yang hebat: pujilah Dia sesuai keagungan-Nya yang unggul."
3."Pujilah Dia dengan bunyi trompet: pujilah Dia dengan gambus dan kecapi."
4."Pujilah Dia dengan rebana dan tarian: pujialah Dia dengan alat-alat musik gesek dan orgel."
5."Pujilah Dia dengan canang yang keras: pujilah Dia dengan canang yang bergema tinggi."
6."Biarlah Segala sesuatu yang bernafas memuji TUHAN."
Mazmur-mazmur itu memang dikarang untuk dinyanyikan dengan iringan musikuntuk memuji, mengajar,menegur orang lain seperti yang diajarkan oleh rasul Paulus kepada jemaat di Efesus dan Kolose (
Efesus 5:19;
Kolose 3:16)Struktur kitab Mazmur khusus Pasal 150 adalah merupakan pembagian ayat per ayat dari Mazmur pasal 150 itu sendiri.Adapun struktur kitab Mazmur 150 adalah sebagai berikut:
Ayat 1:Memuji Tuhan di dalam Kudus dan Cakrawala-Nya yang kuat
Ayat 2: Memuji Tuhan karena keperkasaan-Nya dan kebesaran-Nya
Ayat 3-5:Memuji Tuhan dengan iringan alat-alat musik
Ayat 6:Segala yang bernafas memuji Tuhan
Secara keseluruhan bahwa kitab Mazmur pasal 150 ini tidaklah dapat dibagi menjadi beberapa bait.Melainkan hanya satu bait saja, karena ayat-ayat pasal tersebut saling berhubungan, selain itu pasal ini banyak seruan kata pujilah kepada Tuhan.Namun dari segi isi,pasal ini dapat dibagi menjadi tiga bagian, yakni:
ayat 1: berbicara tentang di mana Allah dipuji.
ayat 2:mengapa Allah dipuji,
ayat 3-5:dengan apa (bagaimana) Allah dipuji,dan
ayat 6:siapa yang harus memuji)
Kitab ini merupakan suatu seruan akbar untuk memuji Tuhan. Dalam rentetan dan bagian ayat per ayat, selalu ada seruan kata Puji (+lah) Dia (Tuhan).
Pasal dari kitab Zabur ini banyak menyerukan kata Puji yang diarahkan kepada Tuhan.
Seruan pujian itu ada sebanyak dua belas (12) kali disebutkan, yakni seruan untuk Halelu-Yah (Pujilah TUHAN) ada sebanyak dua kali yaitu pada ayat 1 dan 6, seruan Halelu-El (Pujilah Allah) hanya satu kali disebutkan pada pasal ini yaitu pada ayat 2, dan seruan Halelu-Hu (Pujilah Dia) ada sebanyak sembilan kali disebutkan, yaitu mulai dari ayat 2 sampai ayat 5. Kesemua seruan pujian tersebut berakar dari kata hll(halal: puji).Dari seruan itulah pemazmur berusaha untuk mengajak pembaca untuk memuji Tuhan yang telah diperkenalkannya dengan menyebutkan sifat-sifat dari Allah tersebut.
Artinya, pemazmur ingin memberitahukan bahaw objek yang memiliki sifat-sifat yang agung itu adalah merupakan Tuhan yang layak kita puji.Oleh karena itulah kita sebgai manusia dapat memuji Dia dengan berbagai alat musik.
Dan Ajakan untuk memuji Tuhan dengan memainkan berbagai alat-alat musik merupakan puncak klimaks dari pasal kitab ini.Dari seluruh kumpulan Mazmur,pasal yang terakhir inilah sebagai doksologi agung Kitab Mazmur,pemazmur ini ingin menyampaikan pesan bahwa memuji Tuhan merupakan tujuan dari seluruh ciptaan dan harus menjadi pernafasannya.
Untuk itulah alat musik (termasuk gerak/tari-tarian) disenadakan dengan tujuan panggilannya.
Persembahan nada hidup ini kemudian haruslah dipersatukan dengan persembahan nada dalam ibadat.Hidup menjadi musik untuk kemuliaan Allah.Makna memuji Tuhan dari keseluruhan pasal yang ke-150 ini adalah merupakan bagian dari panggilan beribadah yang wajib dilakukan oleh setiap umat manusia,
sebab ibadah merupakan respon manusia terhadap Allah yang memiliki kekuatan yang melebihi kekuatan yang ada di jagat raya ini.Dari situ dinyatakan bahwa Allah itu adalah Tuhan yang Maha Ajaib.Hal itulah yang membuat manusia harus memuji Tuhan baik di tempat yang dianggap kudus (Bait Suci) atau di mana pun manusia itu beribadah.
Memuji Tuhan tidaklah hanya dengan sebatas ucapan di mulut saja, tetapi dapat juga dilakukan dengan berbagai kemampuan atau talenta yang ada seperti bernyanyi dengan iriangan alat musik atau dengan tari-tarian.
Dengan demikian dapat kita ketahui bahwa si pemazmur ingin menyampaikan makna dari memuji Tuhan dilihat isi bagian pasal ini adalah sebagai berikut:
1.menyampaikan makna bahwa memuji Tuhan itu adalah suatu ibadah yang wajib dilakukan oleh segala makhluk ciptaan-Nya, dan paling diutamakan adalah manusia.
2.menyampaikan makna bahwa memuji Tuhan dapat dilakukan pada tempat di mana manusia itu hidup, atau dengan kata lain di mana dan kapan saja manusia dapat memuji Tuhan.Artinya dalam kehidupan manusia sehari-hari manusia dapat memuji Tuhan.
3.menyampikan makna bahwa memuji Tuhan dapat diungkapkan dengan talenta yang dimiliki manusia,seperti memakai alat musik atau dapat juga sambil menari.
3.
menyampaikan makna bahwa memuji Tuhan dapat dilakukan pada tempat di mana manusia itu hidup, atau dengan kata lain di mana dan kapan saja manusia dapat memuji Tuhan.Artinya dalam kehidupan manusia sehari-hari manusia dapat memuji Tuhan.
Jadi Makna memuji Tuhan menurut Eksegetis Mazmur 150 adalah:
- Pemenuhan ibadah manusia sebagai ciptaan Allah untuk memuji Tuhan di tempat kudus dengan segala kemampuan yang ada, seperti bernyanyi dan melakukan yang dikehendaki oleh Allah.
- Memuji Tuhan dapat dimaknai bahwa kita sebagai manusia juga telah mengenal Allah dengan iman kita.
- Memuji Tuhan dapat dilakukan dengan kemampuan yang ada dalam diri kita, antara lain dengan talenta yang kita miliki digunakan untuk memuji Tuhan seperti bernyanyi memuji Tuhan dengan iringan alat-alat musik di dorong oleh hati yang dalam.
- Memuji Tuhan dengan menggunakan alat-alat musik yang ada dapat digunakan untuk mengekspresikan pujian kepada Allah
Silahkan Jika anda mempunyai pandangan-pandangan yang lain nya.Di sini kita hanya sebatas sharring,dan tentu saja saudara boleh menyampaikan dengan bebas sebatas Etika yang ada di forum ini untuk menyampaikan pandangan anda tsb.
GBU