0 Members and 1 Guest are viewing this topic.
@leakSiapa yg bilang bahwa setiap keajaiban Tuhan butuh pembuktian? Jelas saya tidak berkata spt tu.. Tetapi langit itu real atau unreal, itu adalah harus sesuai penjelasan secara ilmiah.
Karena bagi saya segala sesuatu itu harus jelas, yang mana ranah iman, yang mana ranah ilmiah.
karena esensi yg ingin disampaikan pada kisah Nuh sama sekali bukan banjir bandangnya yg global atau local itu. Tetapi tentang ketaatan, dan penyelamatan orang terpilih.
Itu, baru sampai Nuh, bagaimana kalau saya lanjutkan hingga Lot?
"Only a rookie who knows nothing about science would say science takes away from faith. If you really study science, it will bring you closer to God." - James Tour, Nanoscientist
Nah bro, repotnya malah banjir pada seluruh bumi itu yg tidak pernah terjadi.
Nah ini, yang KO siapa yang sorak sorak dipinggir ring tinju siapa. Yang jab jab ringan siapa yg kena siapa?
Menarik, walau saya pribadi blm pernah dengar.Tapi, kalau terjadi spt yg diceritakan itu, apakah terjadi banjirnya di..... timur tengah, atau .......... di daerah tiap2 suku bangsa itu? Yang selamat maksudnya.
Kita harus tahu dulu duaduanya bro, baru bermanfaat, masa informasi dipililah-pilih, yg cocok baru dipakai? Kalau pinjam istilah bro willie itu termasuk masturbasi logika.
Untunglah 2009 tahun lalu ada seorang anak tukang bangunan, yang berani mengatakan berbeda. Ia mengatakan sesuatu yang berani mendobrak zona kemapanan yang telah dijalani nenek moyangNya ribuan tahun lalu. Sayangnya, memang Dia dibunuh dengan kejam, dengan difitnah.
Begitu juga, ada penemu jenius yang mengatakan bahwa bumi itu bukan pusat jagat raya, karena bumi cuma planet biasa, dan mengelilingi matahari, ia tidak bisa membuktikan claimnya, walau claimnya juga tidak bisa dipatahkan, tapi dengan kejam dia di ekskomunikasi.
@siipJadi kesimpuan anda :Kalau sesuatu tidak tahu benar atau salah, maka dari pada salah tolak saja.Jika ada yang dipercaya benar, walau mungkin pemahaman sendiri yang salah, maka segala sesuatu yang menentangnya haruslah salah.
Bro, itu namanya kita malas keluar dari zona kenyamanan pikiran.
Jadi kesimpuan anda :Kalau sesuatu tidak tahu benar atau salah, maka dari pada salah tolak saja.
Jika ada yang dipercaya benar, walau mungkin pemahaman sendiri yang salah, maka segala sesuatu yang menentangnya haruslah salah.
Untunglah 2009 tahun lalu ada seorang anak tukang bangunan, yang berani mengatakan berbeda. Ia mengatakan sesuatu yang berani mendobrak zona kemapanan yang telah dijalani nenek moyangNya ribuan tahun lalu. Sayangnya, memang Dia dibunuh dengan kejam, dengan difitnah.Begitu juga, ada penemu jenius yang mengatakan bahwa bumi itu bukan pusat jagat raya, karena bumi cuma planet biasa, dan mengelilingi matahari, ia tidak bisa membuktikan claimnya, walau claimnya juga tidak bisa dipatahkan, tapi dengan kejam dia di ekskomunikasi.